The Shepherd’s Voice

Bacaan: 1 Korintus 15:12-22 “Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.” (1 Kor 15:21) Yesus sudah mati dan bangkit untuk kita semua. Apakah kita sudah menjadi saksiNya yang menceritakan kebaikanNya? Ketika kita menyatakan kebenaran, mungkin akan ada banyak orang yang berkomentar, memfitnah, tidak

Bacaan : Matius 19:27-30 Via dolorosa/ jalan salib adalah bagian kehidupan yang harus kita jalani. Ini adalah sebuah perjalanan kita menuju “Golgota”, menuju ke bukit kemenangan kita. Dalam perjalananNya, Yesus banyak bertemu dengan orang-orang yang mengkhianati, menyangkali, dan menghinaNya. Demikian juga dengan kita yang menjalaninya. Kita akan banyak berjumpa dengan orang yang tidak sepaham dengan

“Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engaku diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.” (Ibrani 12: 5-6) Tuhan adalah Bapa yang mengasihi kita. Dia juga adalah Tuhan yang rindu mendidik kita. Tuhan mendidik orang-orang yang diakui-Nya sebagai anak. Apa reaksi kita

“Ah tidak perlu pergi ke pertemuan ibadah, aku sudah melayani Tuhan dalam pekerjaanku” Pekerjaan seringkali disebut melayani Tuhan dan melayani sesama, sehingga ia meninggalkan pertemuan-pertemuan ibadah, tidak lagi pergi ke gereja. Kata siapa? Ini adalah tipuan para bos masa kini! Tuhan berkata dalam FirmanNya kita tidak boleh melalaikan pertemuan-pertemuan ibadah. Tuhan menegur Marta karena bekerja

Bilangan 16 bercerita pemberontakan oleh Korah, Abiram dan Datan. Saat itu bangsa Israel menemui Musa, yang merupakan pemimpin tertinggi umat Israel, bersama dengan 250 orang pemimpin lainnya dan berkata “kami ini juga adalah umat pilihan Tuhan, Tuhan ada di tengah-tengah kami, kenapa harus kamu yang memimpin kami?”. Itu benar bahwa mereka adalah umat pilihan Tuhan,

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, Efesus 2:8 Kata “iman” di sini adalah pistis.yang merupakan sebuah kata kerja (verb). Artinya kita diselamatkan juga oleh tindakan percaya. Orang yang mendapat kasih karunia tapi tidak melakukan tindakan kasih dan imannya pada Tuhan, itu sama dengan bohong. Ada kata

Tagged under:

“Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.” (Markus 4:25) Firman Tuhan ini berbicara tentang produktif. Banyak anak Tuhan terjebak dalam rutinitas yang membuat mereka sibuk tetapi sesungguhnya mereka tidak produktif. Hati-hati! Jika kita seolah-olah kita bekerja penuh di ladang Tuhan, mengerjakan

Tembok Yerikho bukan diruntuhkan oleh puji-pujian. Dalam Ibrani 11:30 dikatakan, “Karena iman maka runtuhlah tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.” Iman-lah yang meruntuhkan tembok Yerikho. Puji-pujian hanyalah alat yang digunakan untuk menyatakan iman dan ketaatan mereka terhadap perintah Tuhan. Ketika kita taat terhadap suara Tuhan, kita akan dapat menemukan hambatan. Hari-hari ini

TOP