The Shepherd’s Voice

Bangsa Israel seringkali tidak taat akan perintah Tuhan karena mereka lebih mempercayai sekitar mereka daripada pemimpin mereka; Mereka lebih suka mendengarkan massa daripada kebenaran Tuhan. Mereka menentang perintah Tuhan dan mengikuti apa yang teman mereka katakan. Ini yang terjadi di masa ini: jika teman berkata, “tidak perlu cari pasangan yang seiman, nanti kamu bisa bawa

Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup. (Bilangan 21:9) Tuhan mendatangkan ular tedung kepada bangsa Israel yang bersungut-sungut, namun mereka memohon ampun kepada Tuhan. Tuhan memerintahkan Musa untuk membuat ular tembaga, dan ular tembaga itu menyelamatkan bangsa

Lukas 13:22-30 berbicara tentang akan banyak orang yang berusaha memasuki Kerajaan Surga tapi hanya sedikit yang dapat masuk. Mengapa? Karena banyak orang yang tidak sungguh-sungguh mengenal kebenaran. Kita seringkali melihat banyak status di sosial media membagikan ayat, tetapi ternyata ada banyak diantara mereka yang tidak benar-benar menghidupi ayat yang mereka bagikan. Mereka tidak tidak memahami

Tuhan sudah menetapkan Simson menjadi Nasir Allah sejak ia dalam kandungan, dia dipersiapkan sedemikian rupa untuk sebuah rencana Tuhan (Hak 13:1-5). Namun Simson punya karakter yang perlu diproses Tuhan; Dia labil, arogan, dan tidak taat akan perintah Tuhan. Kelemahan hatinya akan wanita menjadikannya seringkali “gagal” dalam menggenapi rencana Tuhan yang semula. Namun Tuhan belum selesai

Bacaan : Matius 25:1-13 10 gadis menanti kedatangan mempelai dengan membawa pelita. 5 gadis bijaksana menyiapkan cadangan minyak, sedang 5 gadis bodoh tidak. Mereka menggunakan cara pikir pribadi, dan mereka menganggap kedatangan mempelai masih sangat lama, sehingga mereka tidak mempersiapkan diri.     Bagaimana sikap hati kita menyambut kedatangan Tuhan? Kita sudah berada Di akhir

Bacaan : 1 Raja-Raja 17:1-24 Elia adalah seorang yang hidupnya dipakai Tuhan luar biasa untuk menyatakan kemuliaan Tuhan pada masanya. Apa yang bisa kita pelajari dari kisah Elia supaya hidup kita bisa dipakai Tuhan? Untuk menjadi orang yang bisa dipakai olehNya, kita perlu punya : Ketaatan Ketaatan Elia dilatih Tuhan ketika berada di tepi sungai

Bacaan : Yohanes 6:50-52, 60-61 Yesus berkata kepada murid-muridNya untuk “makan dagingNya dan minum darahNya” (ay 54). Perkataan Yesus ini keras, sehingga banyak muridNya yang mengundurkan diri. Mereka membayangkan Yesus datang sebagai Raja dan menyelamatkan dunia, tapi mereka melihat kenyataan Yesus harus disalibkan; Mereka menjadi kecewa dan meninggalkan Yesus. Murid itu seperti halnya anak Tuhan

Amsal 22:17-29 Jangan merampasi orang lemah dan jangan menginjak orang yang kesusahan (ay. 22-23) Ini berbicara tentang empati. Kita harus memiliki belas kasihan kepada orang yang lemah. Sudahkah kita sudah empati dengan saudara di sekitar kita? Tuhan menganugerahkan empati kepada kita untuk mengenal hati Tuhan untuk orang lain. Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar,

TOP