The Shepherd’s Voice

Apakah kamu bisa mendengarkan suara Tuhan? Domba mendengarkan suara gembalanya. Tetapi yang menjadi masalah seringkali adalah, sudahkah kita menjadi dombanya Tuhan? Banyak orang Kristen tidak menjadi dombanya Tuhan dan menjadi kawanan serigala liar; dikasih petunjuk Tuhan tidak mau dengar. Orang-orang seperti ini tidak akan bisa mendengar suara Tuhan. Sebab hanya domba yang mau dipimpin dan

Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak dicobai oleh siapa pun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginannya itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang,

Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarang saja memukul. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan

Iblis tahu waktuNya sudah dekat. Karena itu, dia mengumpulkan semua panglima-panglimanya untuk berperang. Bisa kita lihat pekerjaannya melalui kejadian-kejadian jahat di sekitar kita: pemerkosaan, anak-anak yang tidak taat kepda orang tua, kasus bunuh diri, dan sebagainya. Ini adalah masa dimana iblis mengerahkan seluruh tenaganya. Maka dari itu, anak Tuhan harus bangkit! jangan mau dikalahkan oleh

Bacaan: 1 Korintus 15:12-22 “Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.” (1 Kor 15:21) Yesus sudah mati dan bangkit untuk kita semua. Apakah kita sudah menjadi saksiNya yang menceritakan kebaikanNya? Ketika kita menyatakan kebenaran, mungkin akan ada banyak orang yang berkomentar, memfitnah, tidak

Bacaan : Matius 19:27-30 Via dolorosa/ jalan salib adalah bagian kehidupan yang harus kita jalani. Ini adalah sebuah perjalanan kita menuju “Golgota”, menuju ke bukit kemenangan kita. Dalam perjalananNya, Yesus banyak bertemu dengan orang-orang yang mengkhianati, menyangkali, dan menghinaNya. Demikian juga dengan kita yang menjalaninya. Kita akan banyak berjumpa dengan orang yang tidak sepaham dengan

“Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engaku diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.” (Ibrani 12: 5-6) Tuhan adalah Bapa yang mengasihi kita. Dia juga adalah Tuhan yang rindu mendidik kita. Tuhan mendidik orang-orang yang diakui-Nya sebagai anak. Apa reaksi kita

“Ah tidak perlu pergi ke pertemuan ibadah, aku sudah melayani Tuhan dalam pekerjaanku” Pekerjaan seringkali disebut melayani Tuhan dan melayani sesama, sehingga ia meninggalkan pertemuan-pertemuan ibadah, tidak lagi pergi ke gereja. Kata siapa? Ini adalah tipuan para bos masa kini! Tuhan berkata dalam FirmanNya kita tidak boleh melalaikan pertemuan-pertemuan ibadah. Tuhan menegur Marta karena bekerja

TOP