Sermons

Kehidupan kita digambarkan seperti sekolah. Dimana kita juga akan mengalami ujian-ujian dalam hidup kita. Tetapi,  ujian itu adalah fase yang harus kita lewati supaya akan kita bisa naik kelas/naik tingkat. Seringkali kalau di iming-imingi hadiah, kita akan dengan cepat melakukan sesuatu, karena kita sudah tahu apa tujuan dari kita melakukannya. Tetapi terkadang kita tidak mengerti

Tagged under: , , ,

“Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.” (1 Samuel 15:22) Hari-hari ini begitu banyak suara lain yang bisa mengubah dan menggerakkan keputusan kita. Iblis berusaha untuk mengalihkan fokus kita: membuat

Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Allah dengan semua domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedangang merpati Ia berkata, “Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan.” Lalu teringatlah murid-murid-Nya bahwa ada tertulis: Cinta untuk rumah-Mu akan

Bacaan : Lukas 14 : 25-35 Ada banyak alasan orang-orang mengikut Yesus. Ada yang menginginkan makan, mujizat, dan lain sebagainya. Tetapi Tuhan tidak menghendaki kita hanya sekedar menjadi “pengikut” Kristus, tetapi menjadi murid Kristus yang sejati. Bagaimana menjadi murid Kristus yang sejati? Membenci Semua Berhala “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya,

Pada waktu itu masih tinggal tujuh suku di antara orang Israel, yang belum mendapat bagian milik pusaka. Sebab itu berkatalah Yosua kepada orang Israel: “Berapa lama lagi kamu bermalas-malas, sehinga tidak pergi menduduki negeri yang telah diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allah nenek moyangmu? (Yosua 18:2-3) Diceritakan ada 7 suku dari 12 suku Israel yang belum

Tagged under: , , , ,

Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah (Filipi 1:9-11) Tuhan menginginkan di akhir kehidupan kita, kita

Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya. Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yohanes 8:30-32) Berbicara kebenaran, setiap kita yang dilahirkan dari keluarga Kristen, kita sudah sering mendengar kebenaran. Dalam perikop

“Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.” Matius 5:6 Lapar dan haus berbicara tentang : Pemenuhan kebutuhan pokok manusia agar dapat tetap hidup. Jika kebutuhan tersebut tidak dipenuhi, kita akan mati. Begitu pula kita juga perlu berseru kepada Tuhan, “Tuhan, aku sangat menginginkan Engkau, kalau tidak, aku bisa mati!” Keinginan

TOP