The Shepherd’s Voice

“Ah tidak perlu pergi ke pertemuan ibadah, aku sudah melayani Tuhan dalam pekerjaanku” Pekerjaan seringkali disebut melayani Tuhan dan melayani sesama, sehingga ia meninggalkan pertemuan-pertemuan ibadah, tidak lagi pergi ke gereja. Kata siapa? Ini adalah tipuan para bos masa kini! Tuhan berkata dalam FirmanNya kita tidak boleh melalaikan pertemuan-pertemuan ibadah. Tuhan menegur Marta karena bekerja

Bilangan 16 bercerita pemberontakan oleh Korah, Abiram dan Datan. Saat itu bangsa Israel menemui Musa, yang merupakan pemimpin tertinggi umat Israel, bersama dengan 250 orang pemimpin lainnya dan berkata “kami ini juga adalah umat pilihan Tuhan, Tuhan ada di tengah-tengah kami, kenapa harus kamu yang memimpin kami?”. Itu benar bahwa mereka adalah umat pilihan Tuhan,

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, Efesus 2:8 Kata “iman” di sini adalah pistis.yang merupakan sebuah kata kerja (verb). Artinya kita diselamatkan juga oleh tindakan percaya. Orang yang mendapat kasih karunia tapi tidak melakukan tindakan kasih dan imannya pada Tuhan, itu sama dengan bohong. Ada kata

Tagged under:

“Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.” (Markus 4:25) Firman Tuhan ini berbicara tentang produktif. Banyak anak Tuhan terjebak dalam rutinitas yang membuat mereka sibuk tetapi sesungguhnya mereka tidak produktif. Hati-hati! Jika kita seolah-olah kita bekerja penuh di ladang Tuhan, mengerjakan

Tembok Yerikho bukan diruntuhkan oleh puji-pujian. Dalam Ibrani 11:30 dikatakan, “Karena iman maka runtuhlah tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.” Iman-lah yang meruntuhkan tembok Yerikho. Puji-pujian hanyalah alat yang digunakan untuk menyatakan iman dan ketaatan mereka terhadap perintah Tuhan. Ketika kita taat terhadap suara Tuhan, kita akan dapat menemukan hambatan. Hari-hari ini

Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli

Bacaan: 1 Korintus 12 : 1-11  Kita seringkali diberitahu oleh orang tua bahwa listrik itu berbahaya. Tetapi kadangkala kita baru bisa memahami kalau listrik itu berbahaya saat kita mengalami kesetrum. Kita mungkin seringkali percaya dengan apa yang orang tua kita katakan. Tetapi ketika mengalaminya sendiri, kita akan memahami dan sungguh-sungguh mengerti. Sama halnya dengan Kekristenan.

“Mereka telah mendirikan bukit-bukit pengorbanan bagi Baal untuk membakar anak-anak mereka sebagai korban bakaran kepada Baal, suatu hal yang tidak pernah Kuperintahkan atau Kukatakan dan yang tidak pernah timbul dalam hati-Ku.” (Yeremia 19:5) Hati-hati, beda tipis antara api yang dari Tuhan dan api yang bukan dari Tuhan. Kerinduan untuk memimpin yang bukan dari Tuhan akan

TOP